TIDAK MALU DENGAN INJIL ( NOT ASHAMED OF THE GOSPEL) Eksposisi Roma 1: 16-17

 

     Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, (For I am not ashamed of the gospel, nkjv) karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata (diwahyukan, revealed) kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” 

Rasul Paulus mengatakan kepada jemaat Roma dalam ayat 16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, (For I am not ashamed of the gospel, nkjv , dalam teks Yunani dan diterjemahkan ke dalam Inggris menjadi For I am not ashamed of the gospel, Artinya “Aku tidak merasa malu dengan Injil” Paulus mungkin mengutip kata-kata Yesus dalam Mar 8:38 Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.” . Paulus tidak malu terhadap isi dari injil maupun penganiayaan yang diakibatkannya (II Tim 1:12,16,18). Paulus pernah dilempari batu, diludahi,dihina, diusir, dipenjara,bahkan mati karena Injil. Orang Yahudi malu terhadap Injil karena peneguhannya tentang Mesias yang menderita, juga terhadap orang Yunani karena Injil mengajarkan kebangkitan tubuh. 

Kita tahu Paulus adalah dulunya sebelum bertobat adalah penganut agama Yahudi yang fanatic bahkan sudah menjadi ahli agama dari golongan farisi yang yakin dengan hokum Taurat dan adat istiadat Yahudi sebagai jalan keselamatan. Bahkan dulunya Paulus dengan nama Saulus adalah penganiaya orang Kristen. Tentunya perlu suatu kekuatan yang khusus bagi Paulus untuk mengatakan bahwa ia tidak merasa malu dengan Injil dilihat dari latar belakangnya yg dulunya benci akan Injil. 

Sebagai orang Kristen saat ini, mari kita bertanya kepada diri kita sendiri, apakah kita merasa malu dengan Injil dan akibatnya malu untuk memberitakan injil? Atau kita sudah malu dengan injil, malu dengan Yesus, lebih parah lagi kita malu-maluin Injil dan Tuhan Yesus dengan perbuatan dosa yg kita lakukan di tengah masyarakat. 

Mengapa Paulus tidak merasa malu dengan Injil dan rindu untuk memberitakan Injil ke Roma? Paulus berkata dia tidak merasa malu dengan Injil karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, 

Kata “kekuatan” dari kata yunani DUNAMIS, ing: POWER YANG artinya kuasa SUPRANATURAL UNTUK MELAKUKAN MUJIZAT) . KEKUATAN ALLAH YANG MENYELAMATKAN, MAKNA TEOLOGISNYA: TIDAK SEMATA MUJIZAT FISIK SEPERTI MEMBANGKITKAN ORANG MATI,MENYEMBUKAN ORANG BUTA,KUSTA,LUMPUH,GILA,MENGUBAH 5 POTONG ROTI DAN 2 IKAN DLL, TAPI YANG PALING SUBSTANTIF IALAH MUJIZAT INKARNASI ALLAH MENJADI MANUSIA YESUS KRISTUS UNTUK DATANG KEDUNIA MENEBUS DOSA MANUSIA DAN MUJIZAT INJIL YANG MEMUNGKINKAN KELAHIRAN BARU BAGI MANUSIA BERDOSA YANG PERCAYA AKAN INJIL. 
Seperti ft Yoh 1: 12 : Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Baik orang Yahudi yang adalah umat piulihan Allah yang sudah punya hokum Taurat, maupun orang Yunani, penyembah berhala yang tidak mengenal Taurat sama-sama membutuhkan injil yang menyelamatkan , sama-sama perlu dilahirkan baru menjadi anak Allah dengan menerima Injil, Yesus Kristus percaya kepada-Nya. 

Ada apa dengan Injil ini? Apa bedanya dengan agama Yahudi atau filsafat Yunani? Mengapa Paulus yakin Injil adalah kekuartan Allah bukan yang lain? Paulus menjelaskan bahwa didalam Injil lah nyata kebenaran Allah, kata nyata lebih baik diartikan diwahyukan, revealed dari teks aslinya, artinya kebenaran Allah itu hanya diwahyukan didalam Injil, Injil Yesus Kristus, bukan kitab yang lain, bukan filsafat, bukan adat dan tradisi manusia. Ini adalah keunikan dan finalitas injil. Injil adalah wahyu terakhir dari Allah yang menproklamasikan bahwa Yesus adalah Allah yang menjadi manusia turun kedunia, disalibkan, mati, dan bangkit untuk menebus dosa manusia, untuk membebaskan manusia dari hukuman kekal di neraka, untuk membebaskan manusia dari kuasa dan kutuk dosa dan cengkeraman Iblis, untuk membebaskan manusia dari maut. Seperti pada ayat 17 dikatakan Sebab di dalamnya nyata (diwahyukan, revealed) kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” DIDALAM Injil nyata kebenaran Allah yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman adalah metodenya Allah dalam menyelamatkan orang berdosa. ( Adam Clark: …Is the righteousness of God is God’s method of saving sinners). 

Jadi injil adalah keuatan Allah yang menyelamatkan, didalamnya kebenaran Allah sudah diwahyukan, kebenaran Allah yang bertitik tolak dari iman, diresponi dengan iman dari setiap orang yang mendengan Injil kabar baik Yesus Kristus. Ditegaskan oleh Paulus dalam Roma 3: 22-24: Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi,22 yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Garis bawahi ayat 22. kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. 

Siapakah setiap orang yang percaya ini? SETIAP ORANG YANG PERCAYA BERARTI SETIAP ORANG YANG MENERIMA PESAN TENTANG YESUS YANG MATI DISALIBKAN DAN BANGKIT UNTUK MENEBUS DOSA MANUSIA ; MENGAKU DENGAN MULUT BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN PERCAYA DALAM HATINYA Yesus bangkit dari kubur seperti FT dalam Rom 10: -11 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.” 
ITULAH CARA KERJA ALLAH UNTUK MEMBENARKANDAN MENYELAMATKAN ORANG YANG BERDOSA. ITULAH AWAL DARI PERTOBATAN YANG SEJATI. BERIMAN KEPADA YESUS DAN KARYA-NYA. Iman sebagai starting point dan juga goal 

Apakah saudara mengerti esensi atau inti kekristenan yang membedakan dengan kepercayaan lainnya apapun itu? Mari kembali kepada injil yang murni dan asli! Injil yang murni adalah Injil Yesus Kristus yang disalibkan untuk menyelamatkan manusia dari dosa! Bukan injil kemakmuran, Yesus sebagai juruselamat ekonomi dan keuangan dll. Seperti Apakah iman Kristen yang kita tidak boleh malu itu : yaitu IMAN YANG BERPUSAT PADA YESUS DAN KARYA-NYA, DARI AWAL SAMPAI AKHIR, ITULAH IMAN KRISTEN YANG MENYELAMATKAN.IMAN YANG MENYELAMATKAN ITU DIBUKTIKAN DENGAN BUAH-BUAH KETAATAN dan pertobatan. 

Harapan saya kita semua adalah orang yang benar yang hidup oleh iman. Orang benar akan hidup oleh iman .Dari iman ke iman : iman sebagai starting point, titik awal dan tujuan akhir iman yang bergerak terus menerus, dinamis, iman yang menerima Yesus, terus menerus memeluk Yesus, iman yang hidup bukan iman yang mati. Orang benar yang dibenarkan oleh anugerahTuhan memiliki Yesus dalam hidupnya, dalam jiwanya, dalam hatinya, dan hidup itu adalah hidup yang kekal, hidup kerohanian yang bermutu karena memiliki hubungan yg peribadi dengan Bapa dalam Yesus. 

Penutup: 

Keunikan iman Kristen dibandingkan dengan kepercayaan lain adalah iman Kristen bergantung sepenuhnya kepada karya Yesus yang mengimani firman bahwa Yesus disalibkan,mati,bangkit untuk menbus dosa manusia, yg adalah jalan keselamatan ke surga, bukan beriman kepada kesalehan agamawi pribadi, konsep pahala, konsep menyiksa diri,pantang ini dan itu untuk masuk surge. Dengan keunikan iman Kristen ini ditengah-tengah pluralism agama dan kepercayaan lain yang berbasis kepada kesalehan pibadi janganlah kita merasa malu dan minder dengan Injil. Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.” (Rom 10: 11) 

Seperti Paulus katakan juga dalam 1 Korintus 19-25 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.19 Karena ada tertulis: “Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan.”20 Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?21 Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allahberkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.22 Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia. 

Justru itulah kekuatan,keunikan,finalitas dan kejayaan Injil yang berpusat pada karya Yesus sebagai pribadi yang menyelamatkan bukan melakukan aturan dan syarat agama legalistik yang tentunya tidak seorangpun sanggup melakukannya dengan sempurna dan sesuai dengan standar Allah. 

HANYA ANUGERAH, HANYA IMAN, HANYA ALKITAB, HANYA KRISTUS. HANYA INJIL. AMIN. 

Dikotbahkan oleh Pdp. Johannes Saragih Sth, Minggu 21 Oktober 2012 di GBI JL.MARTADINATA SUNGAILIAT BANGKA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: