APA ITU REFORMED CHARISMATIC? MUNGKINKAH ADA?

516qPnP1q1L._SX288_BO1,204,203,200_chaosAdrian Warnock seorang pastor di Gereja Jubilee London menuliskan dalam blognya (adrianwarnock.com) di tahun 2005 suatu fenomena yang muncul belakangan ini di gereja-gereja Amerika dan Inggris yaitu gabungan yang unik dari aliran reformed dengan kharismatiK dari beberapa gereja dengan pastornya tentunya. Khususnya di Inggris istilah reformed charismatic ini sudah dikenal. Pada masa lalu istilah Calvinist Charismatic atau reformed charismatic sepertinya diragukan keberadaannya. Kita tahu orang-orang reformed itu “cessationist artinya tidak percaya karunia-karunia Roh Kudus yg supernatural masih berlaku secara umum bagi gereja modern., mujizat dan tanda-tanda heran sudah selesai sejak Kisah Para Rasul atau kanonisasi sebagai karunia-karunia Roh Kudus secara khusus kepada orang Kristen, mereka percaya Allah masih bisa melakukan mujizat tetapi bukan secara khusus melalui orang-orang tertentu seperti jaman PL dan PB, berbeda dengan orang-orang Kharismatic yang “continuationist” yaitu yang percaya bahwa mujizat masih terjadi dan karunia-karunia Roh Kudus itu masih ada dan untuk semua orang percaya. Kubu reformed itu meyakini baptisan Roh Kudus sudah terjadi dalam keselamatan atau pertobatan seseorang sedangkan kubu Kharismatik percaya baptisan Roh Kudus adalah “Second Grace” yang harus dialami oleh orang Kristen setelah pertobatan. Orang-orang reformed itu biasanya pengikut Five Points of Tulip atau penganut Calvinisme sedangkan orang-orang Kharismatik itu cenderung ke Arminian dengan free will dan unlimited atonement.
Menurut Adrian Warnock pengertian reformed charismatic adalah orang-orang yang berupaya mengembangkan sebuah konvergensi dengan mengambil apa yang terbaik baik dari orang reformed dan kharismatik.
Beberapa kriteria yang dibuat oleh Adrian tentang apakah seseorang itu bisa digolongkan reformed kharismatik yaitu :

1.Anda menyukai pengajaran Mark Dever dan Rick Warren itu berguna bagi gereja.

2.C.J Mahaney bisa diterima kotbahnya yang biasanya diisi oleh John Mac Arthur (Cessationist Calvinist)

3. Anda menyukai tulisan blog Phil Johnson dan Tim Challies

4. Anda menyukai penginjilan ALPHA COURSE dan suka membaca Charles Spurgeon dan John Piper

5. Anda heran mengapa ada pertentangan antara kubu reformed dan kharismatic dan anda percaya masing-masing ada benarnya.

6. Anda anggota gereja reformed namun secara diam-diam merindukan lebih lagi pengalaman akan Allah. Atau anda anggota gereja kharismatic namun diam-diam menikmati dan mendengarkan kotbah dan membaca buku-buku yang mengajarkan teologi yang substansial.

Menurut catatan saya beberapa pastor di Amerika yang bisa dikategorikan “reformed charismatic” sampai tahun 2011 ini yaitu Mark Driscoll, Mars Hills Church, Terry Virgo, New Frontiers, London, Greg Haslam, Wesminter Chapel, John Laferman, New Frontiers, Usa, atau beberapa pastor Calvinist yang berpengaruh dalam mendukung Baptisan Roh Kudus adalah pengalaman yang berbeda setelah pertobatan bagi orang Kristen seperti Martin Dlyod Jones, John Piper, dan C J Mahaney. John Piper seorang pastor Calvinist yang terkenal mengajarkan bahwa orang Kristen harus mengalami Baptisan Roh Kudus untuk menerima kuasa mejadi saksi dan menyayangkan banyak gereja-gereja injili yang kurang menekankan kuasa Roh Kudus. Memang John Piper adalah seorang Calvinist Continuationist yang percaya tanda dan mujizat serta karunia-karunia Roh Kudus masih terjadi saat ini. Berbeda dengan John Mac Arthur yang adalah Calvinist Cessationist. Beliau percaya Allah masih bisa melakukan mujizat, tapi tidak secara umum sebagai karunia untuk orang-orang tertentu yang mengklaim pelayanan supernatural di jaman modern ini. Perlu dipahami oleh pembaca bahwa para pendeta dengan memiliki posisi cessationist bukanlah merekà tidak percaya mujizat masih ada atau Allah tidak bisa atau mau melakukan mujizat saat ini.Continuationist

 

 

 

 

 

Tipikal orang-orang reformed kharismatik yaitu mengutamakan pengetahuan alkitab yang solid dan pengajaran yang sehat sementara mengalami hadirat dan kuasa Allah yang nyata terjadi saat ini. Firman dan Roh Kudus saling bekerja sama untuk mengenal Allah, bukan dipertentangkan. Sedangkan Karismatik percaya kepada Allah yang hidup dan bertindak saat ini. Allah yang merindukan hubungan yang pribadi dengan umat-Nya. Allah yang mendengarkan doa-doa dan tidak berubah dulu sekarang dan selama-lamanya. Karismatik percaya perlunya Baptisan Roh Kudus setelah anugerah keselamatan untuk memberikan kuasa menjadi saksi Kristus. Karunia-karunia Roh Kudus masih ada dan berlanjut sampai saat ini.

Orang-orang reformed percaya akan “SOLAS OF REFORMATION” (Sola Fide, Sola Gracia,Soal Scriptura), sebagian besar Five Points of Tulip walau dengan beberapa perbedaan pendapat,(contohnya Norman Geisler yang mengatakan dia bukan “five points calvinist” atau Mark Driscoll yang mengatakan Allah menetapkan siapa yang diselamatkan tapi tidak memilih siapa yang masuk neraka,dan juga dia percaya unlimited atonement), manusia telah mati dengan dosanya dan pantas mendapatkan murka Allah dan perlunya Allah untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan. Yesus datang untuk menebus dosa dan Allah Bapa telah memilih kita sebelum dunia dijadikan (predestinasi), dan Roh Kudus yang menyebabkan kelahiran baru dan orang bisa percaya. Reformed kharismatik percaya adanya urapan dalam pemberitaan Firman dan menilai tinggi kotbah dan suka membaca.

Mark Driscoll mengatakan menjadi kharismatik itu adalah alkitabiah dan bisa disebut dengan “Hidup yang dipenuhi Roh Kudus” (Holy Spirit filled life) tapi tetap memakai sabuk pengaman (“charismatic with seatbelt”) jangan sampai menjadi “charismaniacs”. Terry Virgo mengatakan “ Saya ingin menjadi seperti Paulus yang ‘ reformed dan kharismatik”.

Kesimpulannya seperti yang didefinisikan oleh Adrian Warnock yaitu orang-orang reformed kharismatik itu adalah orang-orang yang berupaya mengembangkan sebuah konvergensi dengan mengambil apa yang terbaik baik dari orang reformed dan charismatic, mari kita gali terus upaya mengembangkan sebuah konvergensi antara kedua sayap gereja ini yaitu reformed dan kharismatik dan saya berdoa kesatuan gereja secara doctrinal essensial bukanlah suatu yang mustahil dengan menerapkan sikap kasih terhadap doktrin yang non-essential.

“UNITY IN ESSENCE CHARITY IN NON-ESSENCE”

2 Tanggapan

  1. Kalau di Indonesia, gereja mana yang menganut reformed kharismatik ?

    Suka

    • kalau di Indonesia secara formal organisasi memang belum ada yang mengakui tetapi secara praktek bergereja terutama dalam kotbah-kotbah gembala-gembalanya kita bisa kategorikan atau “tafsirkan” beberapa gereja dalam lingkungan karismatik itu menganut doktrin reformed tanpa atau mereka memang sadari, misalnya sola gracia, sola scriptura, sola saviora, sola fide bahkan ada gembala di sebuah gereja karismatik sangat menekankan kedaulatan Allah. Mungkin kita perlu seminar untuk mengklarifikasikan istilah reformed karismatik khususnya dalam konteks gereja-gereja di Indonesia.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: