AKAN ADA SUKACITA DI SORGA KARENA SATU ORANG BERDOSA YANG BERTOBAT ( Eksposisi Lukas 15: 1-10 )

TEKT : LUKAS 15 : 1-10 TEMA : KESELAMATAN, PERTOBATAN GENRE : PERUMPAMAAN (PARABLE) MAIN POINT : YESUS KRISTUS ADALAH KASIH DARI ALLAH YG TURUN DARI SORGA KE DUNIA UNTUK MENCARI DAN MENYELAMATKAN ORANG BERDOSA ( AY. 7, 10 )

PENDAHULUAN

Apa latar belakang munculnya perumpamaan ini? (baca ay.1-2)
Latar belakang perumpamaan domba yang hilang dan dirham yang hilang dan anak yang hilang ( ay. 11-32) ini , Yesus hendak menjawab sungut-sungut atau protes dari orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat ,: Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka (baca ay.1-2). Dalam bahasa sehari-hari ; Kok,ngaku-ngakunya Mesias, “yang diurapi” tapi aneh, mainnya kok sama koruptor, sama pelacur? Memang tujuan atau misi Yesus Kristus datang ke dunia ini adalah seperti yang dikatakan-Nya kepada Zakheus: “Anak Manusia datang untuk untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Luk 18: 10/ Zakheus), “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat” Luk 5: 27-32). Kebenaran ini tidak bisa diterima oleh orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang menganggap mereka orang-orang yang paling suci, paling benar, paling religious, tidak pantas bergaul dengan koruptor, pelacur, penjahat,( Yesus sepertinya sengaja memakai karakter-karakter yang dipandang hina oleh para pemimpin agama itu; gembala-gembala domba, perempuan-perempuan, anak-anak pemberontak. Jadi dalam tiga perumpamaan ini Yesus menunjukkan tujuan dan karakter Allah yang mencari dan menyelamatkan, pemulihan bagi semua manusia yang telah jatuh dan berdosa untuk kembali bersekutu dengan Allah sendiri (Bob Utley Commentary).Mattew Henry 300 tahun yg lalu juga menyimpulkan maksud utama dari tiga perumpamaan ini bahwa Allah tidak berkenan dengan kematian dan kebinasaan oang berdosa melainkan Allah sangat senang kalau orang berdosa itu kembali dan bertobat , dan bersukacita dengan memberikan penghiburan anugerah . Melalui tiga perumpamaan ini Yesus mau menjawab sungut-sungutnya (tuduhan) orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat : “Mengapa Yesus ini menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka (ay. 2)” jawaban Yesus yaitu ketika ” Aku menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dgn mereka itu adalah seperti seorang gembala menemukan seekor dombanya yg hilang setelah pencarian yg lama, menggendongnya pulang dan bersukacita dengan semua sahabat-sahabatnya, (ini adalah jawaban yg pertama), seperti seorang perempuan yg menemukan satu koin dirhamya yg hilang dan bersukacita dengan sahabat-sahabatnya, (ini adalah jawaban yg kedua), seperti seorang bapak lari menyambut anaknya yg telah lama hilang, merangkulnya,memeluknya, menciumnya, memberikan jubah yg terbaik, cincin dan sepatu, dan merayakan kedatangan anaknya dengan pesta meriah ( ini adalah jawaban yg ketiga). Maksud utama dari keseluruhan tiga perumpamaan ini adalah hendak mengatakan bahwa Yesus Kristus adalah kasih dari Allah yg turun ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan manusia yg hilang, yg berdosa ( Jhon Piper ).

INTERPRETASI
Siapakah pemungut cukai dan orang-orang berdosa dalam ayat 1 ini? baca ay. 1-2. Pemungut cukai ini adalah orang-orang Yahudi yg bekerja untuk Penjajah Roma, karena itu para pemungut cukai ini dianggap penghianat terhadap bangsanya sendiri, dianggap rakus ,tamak, pemeras karena upah mereka diambil dari pungutan pajak yg dilebih-lebihkan dari seharusnya ( Zakheus ,kepala pemungut cukai, setelah bertobat bertemu Yesus berjanji untuk mengembalikan empat kali lipat kepada orang yang pernah diperasnya (19: 8). Sehingga para pemungut cukai dianggap najis kalau mau beribadah di Bait Allah dan disamakan dengan orang-orang berdosa pada umumnya seperti perempuan-perempuan sundal (pelacur) (Mat 21: 32), orang-orang biasa yang tidak bisa melakukan perintah-perintah agama yg diperintahkan oleh para Ahli Taurat. Pemimpin agama Yahudi ini begitu arogan dan sombong rohani sehingga mereka protes kepada Yesus “Mengapa Yesus ini menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka ?(baca ay.1-2). Maka Yesus menjawab protes mereka melalui perumpamaan ini yaitu ketika ” Aku menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dgn mereka itu adalah seperti seorang gembala menemukan seekor dombanya yg hilang setelah pencarian yg lama, menggendongnya pulang dan bersukacita dengan semua sahabat-sahabatnya, (ini adalah jawaban yg pertama), seperti seorang perempuan yg menemukan satu koin dirhamya yg hilang dan bersukacita dengan sahabat-sahabatnya (ay.8-9). Kata menerima …( ay. 2) Ia menerima org-org berdosa…disini bukan berarti Yesus secara pasif menunggu tapi adalah Yesus dengan rindu menunggu secara aktif yaitu Yesus yang menjamu mereka makan dan secara khusus mengundang mereka (Luk 7: 34) Bagi kita yang merasa sudah ”di KELAS ketinggian rohani” hati-hati dengan jebakan agamawi yg bisa mengakibatkan kesombongan rohani dan arogansi lihat pelayanan Yesus “ YANG MAHA KUDUS” tapi rela mengosongkan diri-Nya sendiri, mengambi lrupa seorang hamba, menjadi sama dengan manusia dan rendah hati dalam pengajaran-Nya sehingga orang-orang yg tertolak di masyarakat seperti pemungut cukai, pelacur, rakyat kecil yg sederhana merasa diterima dan betah mendengar Yesus mengajar bahkan makan bersama satu meja tidak ada jarak sama sekali.
Mengapa Yesus menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka ? Mengapa Yesus menyamakan diri-Nya seperti seorang gembala yang mencari satu ekor dombanya yang hilang? Mengapa Yesus menyamakan diri-Nya seperti seorang perempuan yg mencari satu koin dirhamnya hilang? Mengapa Yesus diutus oleh Allah turun ke dunia dari sorga disalibkan, mati demi dosa manusia ? Karena satu jiwa manusia berdosa sangat berharga bagi Allah. Allah bermaksud melakukan pemulihan bagi semua manusia yang telah jatuh dan berdosa untuk kembali bersekutu dengan Allah sendiri. Satu jiwa manusia yang diciptakan segambar dan serupa dengan Allah adalah sangat berharga bagi Allah.
Baca ay. 4,6… Ada satu ekor domba yg hilang dari 99 ekor, ada satu dirham ( dirham : uang koin dari perak. Satu dirham nilainya sama dengan upah pekerja harian satu hari , satu dirham nilainya 2 dollar ) yg hilang dari 10 dirham Satu ekor domba dan satu koin dirham yang hilang artinya satu jiwa manusia yg berdosa ( mengacu ay. 1).
Allah yang menciptakan langit dan bumi, berkuasa atas alam semesta, bulan bintang dan matahari, gunung-gunung yg tinggi dan samudera yang luas tapi Alllah peduli dengan satu individu manusia, satu pribadi manusia , satu orang pun yg mati masuk neraka Tuhan tidak rela! .!SELAMATKAN SATU JIWA BERAPAPUN HARGANYA! Satu jiwa manusia yang terhilang lebih penting daripada ribuan malaikat di sorga yang menemani Allah walaupun harganya adalah mengorbankan Anak-Nya yang Tunggal mati di kayu salib! Allah benci dosa tapi Allah mengasihi pendosa! (Yoh 3: 16). Perhatikan saudara-saudara, bagaimana digambarkan dalam perumpamaan ini Kasih Bapa melalui Yesus Kristus yg diutus ke dunia ini kepada manusia yg berdosa walaupun hanya satu orang, apakah itu orang Yahudi ataupun semua suku bangsa tanpa kecuali:
baca ay.4-6 ay. 4 “Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? 5 Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira, 6 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetanggan serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan . Gembala ini adalah Yesus yg tahu ada satu dombanya yg hilang (Maz 23: Yoh 10: 14 Akulah gembala yg baik, gembala yg baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya), meninggalkan yg 99, pergi pergi mencari satu domba sesat itu sampai ia menemukannya, kalau ia telah menemukannya, Yesus meletakkan domba itu di atas bahunya ( digendong), Ini adalah gambaran kasih Yesus yg sempurna! Orang berdosa itu …“Digendong”!
Gambaran yg kedua yaitu Yesus seperti perempuan yg kehilangan satu dirham (dirham= satu koin perak = upah pekerja sehari)
ay. 8-9 “Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan . Diibaratkan Yesus seperti perempuan kehilangan satu koin perak dari 10 koin perak, Ia menyalakan pelita ( rumah perempuan itu rumah yg sederhana tanpa jendela,jadi gelap tanpa cahaya, Yesus adalah Terang dunia barangsiapa ikut Yesus, ia tdk akan berjalan dalam kegelapan, ia akan selamat (Yoh 8: 12)), menyapu rumah (gambaran jiwa pelayanan Yesus yg merendahkan dirinya seperti seorang hamba, “menyapu rumah”), mencarinya dengan cermat sampai ketemu ( Kasih Allah yg aktif mencari), Bersukacitalah… ( Ini adalah isi hati Allah yg senang kalau org berdosa bertobat ).
Dalam ayat 7, 10 tersirat maksud utama dari dua perumpamaan ini yaitu Akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, Bapa di sorga bersukacita, malaikat-malaikat turut bersukacita, Gembala Yang Baik bersukacita.
Siapakah yang dimaksud dengan 99 orang benar yg tidak memerlukan pertobatan? Ay.7. Ini adalah ironi (lihat Luke 5:31-32; Matt. 9:12-13 and Mark 2:17. Justru orang-orang yg sadar dirinya orang yg berdosa, menyadari suatu kebutuhan rohani segera datang kepada Yesus, tapi Ahli Taurat dan Farisi, pemimpin agama Yahudi itu menganggap diri mereka sudah benar,sudah rohani, sudah suci, tidak memerlukan pertobatan. Namun Yesus makan, bersekutu, mengampuni mereka yg datang kepada-Nya dalam iman dan pertobatan. (baca Lukas 18:9-14) Berbahagialah orang yg miskin dihadapan Allah (bangkrut secara rohani, ptoikos) karena merekalah yg empunya Kerajaan Allah (Mat 5:3)! “TAK KAU PANDANG HINA HATI YANG HANCUR”
Mengapa “satu orang berdosa” itu bertobat? “ satu orang berdosa “ ini bisa berarti jutaan bahkan miliaran orang yang berdosa yg belum bertemu dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi, sebagai Penebus dosa-dosa mereka.Injil Lukas mencatat Zakheus, kepala pemungut cukai, kaya, bertemu dengan Yesus,bertobat, bukti pertobatannya, Zakheus memberikan setengah dari miliknya kepada orang miskin, mengembalikan empat kali lipat kepada orang yang pernah diperasnya (19: 1-10), Matius, pemungut cukai, bertemu dengan Yesus, betobat , bukti pertobatannya, Matius melepaskan pekerjaannya yang menjanjikan kekayaan dan kemapanan, menjadi murid Yesus, mengikut Yesus, pikul salib. Luk 5: 27-31), Saulus, orang Farisi, penganiaya orang Kristen bertemu dengan Yesus dalam perjalanan menuju Damaskus,bertobat, bukti pertobatannya, Saulus berubah namanya menjadi Paulus, pekerjaannya dari penganiaya menjadi penginjil. Perempuan Samaria, biasa .melakuan hubungan seks bebas dengan banyak laki-laki, bertemu dengan Yesus bertobat, bukti pertobatannya, ia memberitakan tentang Yesus kepada orang-orang di kampungnya, Laki-laki dari Gerasa telah lama kerasukan setan-setan, biasa telanjang, tidur di kuburan, betemu dengan Yesus dilepaskan dari setan-setan, bertobat dan jadi “ penginjil” di kampungnya dan banyak lagi.
Mengapa Yesus Kristus yang” bisa” membuat orang berdosa bertobat sejati? Mengapa Yesus Kristus? Bukan dewa-dewa, bukan guru-guru agama, bukan nabi-nabi, bukan filsafat-filsafat dunia, ilmu-ilmu kebatinan, bukan psikologi, bukan agama-agama, bukan tradisi-tradisi? Yesus berkata ,…harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam Kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan Kitab Mazmur, Ada tertulis demikian , Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. ( Lukas 24 : 44-47), Penulis Lukas menggemakan lagi pesan Yesus ini melalui kotbahnya PETRUS dihadapan mahkamah agama Yahudi dalam Kis 4 : 12: Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. (band. Yoh 14: 6)

APLIKASI

Sudahkah anda bertemu dan ditemukan oleh Gembala Yang Baik itu ? Andakah satu ekor domba yg hilang di padang gurun belantara dunia itu ? Andakah satu koin perak yang hilang di kegelapan dan kekotoran lantai dunia itu? Ini waktunya keselamatan itu, jangan keraskan hatimu, Melalui kotbah Injil ini ,Gembala yang baik itu sedang mencarimu, bertobatlah dan terus bertobat.

Kalau sudah, puji Tuhan Haleluya! Namun jangan senang dulu, sudahkah anda bersama Gembala yang baik itu mencari dan menemukan satu ekor domba lain yang masih terhilang? Sudahkah anda menyalakan pelita Injil Yesus Kristus untuk menemukan
satu koin perak ljiwa lain yang masih terhilang di kegelapan dunia ini ? Amin.

(Lagu/DOA: Sejahu Timur Dari Barat)

Dikotbahkan oleh Johannes Saragih Sth, Minggu malam, 3-10-10 di GBI JL. MARIA GORETTI SUNGAILIAT BANGKA

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.