Orang Kristen adalah mantan manusia lama yang telah dan terus menerus dibaharui menjadi manusia baru seperti Kristus dan oleh Kristus Eksposisi Efesus 4: 17-32

<Eksposisi  Efesus 4: 17-32
                                                                                                       
 
(Efesus 4: 23-24 ; Kol 3: 9-10; Roma 12 : 2; 2 Kor 4: 16; 2Kor 5: 17)

 

 

Apa dan siapa yang mutlak harus terus menerus diajarkan, diberitakan, diperdengarkan kepada orang-orang Kristen yang menjadi jemaat di gereja? Bukan nabi-nabi PL, (bukan berarti mereka tidak penting) sekalipun mereka hebat dan menjadi pahlawan-pahlawan Tuhan. Nabi-nabi PL adalah bayang-bayang Yesus Kristus, mereka semua menantikan Mesias dan menubuatkan Mesias yang akan datang yang lebih hebat dari mereka, yaitu Yesus Kristus. Bahkan hukum Taurat sepuluh perintah Allah tujuannya adalah menunjukkan standar kesempurnaan Allah, bahwa manusia tidak sanggup memenuhi standard Allah itu, sehingga manusia membutuhkan Yesus Kristus yang telah melepaskan mereka dari kutuk Hukum Taurat dengan percaya kepada-Nya, yang telah mati dikayu salib, dan bangkit untuk menebus dosa manusia.. Gereja harus tentang Yesus, semuanya tentang Yesus. Hanya ada satu Injil, yaitu Injil Yesus Kristus, Injil Anugerah. Tidak boleh ditambah tidak boleh dikurang. 100 persen tentang Yesus, dari awal sampai akhir  proses keselamatan semuanya tentang Yesus. Dari sekolah minggu, pemuda, ibadah umum, doa-doa, lagu-lagu, program-program, semuanya tentang Yesus. Visi gereja adalah jemaat dibina menjadi seperti Kristus, kepala gereja. Jadi oleh karena itu seperti yang telah kita baca dari Efesus 4 : 17-32 ini, kita bisa mengetahui betapa pentingnya orang-orang Kristen itu belajar mengenal Kristus, mendengar tentang Kristus, menerima pengajaran tentang Yesus seperti kita baca pada ay. 20-21:.. kamu telah belajar mengenal Kristus, karena kamu telah mendengar Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,…maka kamu harus tanggalkan manusia lama (ay22), supaya kamu dibaharui (terus menerus diperbaharaui di dalam roh pikiranmu sehingga “bisa” mengenakan manusia baru yang telah diciptakan menurut kehenasdak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sejati (ay.23-24).Itulah tujuan kelahiran baru, itulah tujuan menjadi ciptaan baru dalam Kristus, itulah tujuan belajar Yesus dan tentang ajaran-Nya yaitu ditentukan untuk menjadi seperti Allah pada akhirnya (Rom 8: 29) Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

 

Mari kita lihat mengapa Paulus menuliskan surat ini kepada orang Kristen Efesus?                                                                      Baca ay. 17. Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia. Paulus menasehati jemaat Efesus yang baru saja menjadi orang-orang Kristen, yang dulunya adalah  berasal dari bangsa penyembah berhala agar tidak hidup lagi sama seperti mereka yang mungkin sebangsa dengan mereka yang belum percaya dan mengenal Allah yang benar. Perlunya orang Kristen terus menerus dinasehatkan, ditegur, diingatkan agar tidak hidup lagi seperti gaya hidup sebelum bertobat, sama dengan orang-orang yg tidak mengenal Allah. Diduga banyak orang Kristen Efesus  pada saat itu yang tidak hidup seperti seharusnya orang-orang Kristen hidup. Bukankah hal ini umum juga terjadi dengan orang-orang Kristen modern saat ini? Seperti apakah itu hidup seperti orang-orang yg tidak mengenal Allah (gentiles,pagan,etna) ? Mari kita lihat ciri-ciri gaya hidup mereka:

Ay.17-18, pikiran yang sia-sia dan pengertian yang gelap,.Mereka memiliki pikiran yang sia-sia, pikiran yang hampa tentang Allah dan kebenaran-Nya. Tidak pernah berpikir untuk menyembah Allah, memuliakan Allah melainkan menyembah berhala-berhala yang bukan Allah yang menciptakan langit dan bumi. Pengertian mereka gelap karena mereka buta secara rohani, tidak bisa memahami Injil, jalan keselamatan oleh iman kepada Yesus karena anugerah . Jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan dan kedegilan hati mereka. Ay.19, perasaan mereka tumpul artinya hati nurani mereka mati,tidak peka dengan dosa, tidak ada rasa malu kalau berbuat dosa, rasa akan benar dan salah sudah mati.Akibatnya mereka hidup dalam hawa nafsu (seks bebas, percabulan, dll), serakah dalam segala kecemaran.

Gaya hidup orang yg tidak mengenal Allah ini adalah akibat dari kutuk kejatuhan manusia dalam dosa oleh manusia Adam di taman Eden ( Kej 3). Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah ( Roma 3: 23).Manusia yang awalnya diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, karena tergoda oleh Iblis, gambar dan rupa Allah itu  menjadi rusak karena dosa. Dan oleh inisiatif Allah sendiri dalam rancangan keselamatan bagi manusia memulihkan gambar dan rupa Allah yang rusak dengan mengutus anak-Nya yang tunggal Yesus Kristus dengan mati dikayu salib untuk menebus dosa manusia. Dimana orang yang percaya dan menerima-Nya hendak dibaharaui kembali kepada gambar dan rupa yang Allah yang benar dan kudus melalui Anak-Nya Yesus Kristus. Dibaharaui dan diciptakan kembali menjadi manusia baru, ciptaan baru dalam Kristus. Sehingga Paulus mengatakan kepada orang Kristen di Efesus; Kamu bukan demikian! Kamu beda! Kamu sudah lahir baru! Kamu sudah menjadi miliki Kristus! Jangan lagi hidup seperti dulu! kamu telah belajar mengenal Kristus, karena kamu telah mendengar Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,…maka kamu harus tanggalkan manusia lama (ay22), supaya kamu dibaharui (terus menerus diperbaharaui di dalam roh pikiranmu sehingga “bisa” mengenakan manusia baru yang telah diciptakan menurut kehenasdak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sejati (ay.23-24). Menurut Paulus manusia baru disini adalah seorang manusia yg baru secara kualitas rohani. Manusia baru yang sungguh-sungguh ciptaan baru ( 2 Kor 5 !7), berasal dari sebuah mujizat kelahiran baru yang dilakukan olehnRoh Kudus ( Yoh 3:8; Tit 3: 5-6), di hati dan pikiran yang menerima Kristus ( Yoh 1: 12-13).

Orang Kirsten yang sudah menerima dan percaya kepada Kristus dalam peristiwa mujizat kelahiran baru harus dengan rela hati menanggalkan jubah manusia lama yang diwariskan dari  Adam yang pasti binasa kalau diteruskan dipakai, akan semakin membusuk (ay. 22) yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,

Setelah menanggalkan jubah manusia lama yang buruk itu akibat dari telah belajar mengenal Kristus,mentaati Kristus, menerima pengajaran tentang Kristu dan telah  dibaharui roh pikirannya oleh Roh Kudus maka orang Kristen yang sudah menjadi manusia baru itu, sudah mendapatkan jubah baru dari Kristus, terus menerus diperbaharui dalam proses pengudusan selanjutnya  yaitu belajar bagaimana memakai jubah baru itu dengan benar, belajar bagaimana hidup sebagai manusia baru dalam Kristus seperti Kristus.  Jadi intinya “hidup yang diubahkan itu hasil dari hati yang diubahkan”. Dr. Ligon Duncan mengatakan :” Jika Paulus tidak membingkai ajaran praktis PB dengan doktrin anugerah, jadi apakah itu injil itu? Itu akan menjadi ajaran legalisme. Hanya dengan anugerah Allah yg ditunjukkan dalam Yesus dan pemahaman kita akan doktrin itu lah yg mencegah perintah PB menjadi satu set ajaran moralisme atau legalisme.” Jadi maksud Paulus dalam mengajar aturan-aturan praktis adalah ketika orang telah mengalami anugerah Kristus, hidupnya pasti diubahkan, ada akibat alami, konsekuensi logis dari peristiwa  kelahiran baru. Manusia baru bukanlah produksi budaya manusia tapi adalah sebuah ciptaan langsung dari Allah (regenerasi) yang terus menerus dibaharui oleh kuasa Roh Kudus yang telah hadir di dalamnya, oleh Kristus yang hidup di dalamnya ( progresif Sanctification), oleh firman Allah yang menyucikannya terus menerus. (Fil 2: 12).

Jadi bukan semata ajaran “JANGAN LAKUKAN INI” JANGAN LAKUKAN ITU” (itulah beda agama-agama dengan injil anugerah).                                                   

Berikut ini ciri-ciri gaya hidup manusia baru dalam Kristus yang beda dengan gaya hidup manusia lama tanpa Krsitus :

1.Buanglah dusta…  jangan berdusta(ay.25)  Stop berbohong!                                                                                                                                              
2. Jangan marah sampai berdosa (ay.26-27)Stop marah-marah!                                                                           

3.Jangan mencuri lagi, bekerja keras, rajin, supaya dapat membagikan sesuatu kepada orang lain. (ay.28).Tujuan Orang Kristen bekerja harus  beda dengan orang lain, yaitu bukan sekedar meningkatkan standar hidup pribadi, tapi supaya bisa member kepada yg berkekurangan, mendukung pekerjaan Tuhan, dll. Orang Kristen adalah pengelola hartanya  Tuhan bukan pemilik. Kelolalah harta Tuhan dengan benar dan bertanggung jawab ( 2 Kor 8:9; Ul 8: 11-20).                                                                                                             
 4.Jangan ada perkataan kotor ( ay.29) Lukas 6: 43                                                                                                                      

5.Jangan mendukakan Roh Kudus (ay.30). Roh Kudus diam dan hidup dalam diri orang yg lahir baru. Roh Kudus mempunyai pribadi, kehendak dan keinginan. RK yg memeterai kita, disegel menjadi milik Kristus sampai Tuhan datang kedua kali. Seperti apa mendukakan RK yaitu: kepahitan,kegeraman,kemarahan,pertikaian,fitnah, segala kejahatan, buang semua itu!(ay.31).

6.Ramah, penuh kasih mesra, saling mengampuni (ay.32). Motivasi dasar karena seorang manusia baru itu sudah diampuni dosa-dosanya, dosa masa lalu, masa kini, masa depan oleh Kristus dengan Cuma-Cuma tanpa mengungkit-ungkit.

MENERIMA ANUGERAH KESELAMATAN DARI ALLAH ADALAH SEBUAH PERISTIWA SEKALI WAKTU TETAPI UNTUK MENJADI SEPERTI KRISTUS SERING BUTUH PENDERITAAN DAN PERJUANGAN”.  AMIN.

 

DIKOTBAHKAN OLEH  Pdp. Johannes Saragih Sth , Minggu, 18-3-12 di GBI JL. MARTADINATA SUNGAILIAT BANGKA

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.